Italia Umumkan Skuad Terbaik Hadapi Swedia di Play-Off Piala Dunia 2018

Italia Umumkan Skuad Terbaik Hadapi Swedia di Play-Off Piala Dunia 2018

Italia Umumkan Skuad Terbaik Hadapi Swedia di Play-Off Piala Dunia 2018

Tim nasional Italia dan Swedia akan menghadapi laga hidup mati menuju Piala Dunia 2018. Kedua tim akan bertemu di laga pertama babak play-off Piala Dunia 2018. Pertemuan pertama kedua tim akan dihelat pada 10 November 2017 nanti. Di leg pertama ini Swedia bertindak sebagai tuan rumah. Tiga hari kemudian giliran Gli Azzurri menjamu Swedia di San Siro.

Menghadapi pertandingan krusial ini pelatih Italia, Giampiero Ventura telah mempersiapkan timnya. Belum lama ini Ventura telah mengumumkan skuad yang akan dibawa ke Swedia beberapa hari ke depan. Sejak awal pekan depan atau Senin, 6 November para pemain akan berkumpul di Coverciano untuk mempersiapkan diri.

Secara umum tidak ada perubahan signifikan di tubuh timnas Italia. Sebagian besar masih dihuni muka-muka lama seperti Gianluisi Buffon, Leonardo Bonucci dan Giergio Chiellini. Namun demikian Ventura melakukan sejumlah kejutan dengan memanggil para pemain yang sebelumnya pernah ditolak.

Ventura pernah menolak Jorginho yang dianggap tak sesuai dengan karakter permainan timnya, meski pemain berusia 25 tahun itu pernah tampil saat menghadapi Spanyol dan Skotlandia tahun lalu. Namun kali ini ia mengubah keputusannya dengan memanggil kembali gelandang Napoli tersebut.

Selain itu ia juga memberi tempat kepada Simone Zaza. Pemain yang tampil trengginas di La Liga Spanyol bersama Valencia itu tak lagi memperkuat timnas setelah Piala Eropa 2016. Namun performa apik di klub membuat Ventura memanggilnya kembali.

Di lini depan Zaza akan bersaing dengan Ciro Immobile dan Andrea Belotti. Nama yang disebutkan terakhir itu tetap dipanggil meski sedang tidak berada dalam kondisi fiti.

Kejutan lainnya adalah pemanggilan Andrea Florenzi. Pemain AS Roma itu sempat mengalami cedera panjang. Namun titik balik bersama AS Roma membuatnya dianggap layak membela tim nasional. Florenzi akan mengisi lini tengah yang dihuni sejumlah pemain seperti Federico Bernardeschi, Antonio Candreva, Daniele De Rossi, Stephan El Shaarawy, Lorenzo Insigne, hingga Marco Verratti.

Daftar pemain timnas Italia kontra Swedia di babak Play-Off Piala Dunia 2018:

Kiper: Gianluigi Buffon (Juventus), Gianluigi Donnarumma (Milan), Mattia Perin (Genoa);

Bek: Davide Astori (Fiorentina), Andrea Barzagli (Juventus), Leonardo Bonucci (Milan), Giorgio Chiellini (Juventus), Danilo D’Ambrosio (Inter), Matteo Darmian (Manchester United), Daniele Rugani (Juventus), Leonardo Spinazzola (Atalanta), Davide Zappacosta (Chelsea);

Gelandang: Federico Bernardeschi (Juventus), Antonio Candreva (Inter), Daniele De Rossi (Roma), Stephan El Shaarawy (Roma), Alessandro Florenzi (Roma), Roberto Gagliardini (Inter), Lorenzo Insigne (Napoli), Jorge Luiz Frello Jorginho (Napoli), Marco Parolo (Lazio), Marco Verratti (Paris Saint Germain);

Penyerang: Andrea Belotti (Torino), Eder Citadin Martins (Inter), Manolo Gabbiadini (Southampton), Ciro Immobile (Lazio), Simone Zaza (Valencia).

Italia Gagal ke Piala Dunia 2018, Buffon Minta Maaf

Italia Gagal ke Piala Dunia 2018, Buffon Minta Maaf

Italia Gagal ke Piala Dunia 2018, Buffon Minta Maaf

Sulit membayangkan Piala Dunia 2018 tanpa Italia. Namun itulah kenyataan yang harus diterima menyusul hasil imbang tanpa gol di leg kedua babak play-off kontra Swedia di Stadion San Siro, Milan, Senin (13/11/2017) malam atau Selasa dini hari WIB. Gli Azzurri tersisih setelah kalah dengan agregat tipis 0-1. Alhasil Italia gagal ke Piala Dunia 2018, Buffon minta maaf ke para fansnya.

Kegagalan Italia ini dirasakan sebagai pukulan bagi para pemain, pelatih dan penggemarnya. Apalagi bagi Gianluigi Buffon. Selain menjadi kapten keseblasan, pemain yang nyaris menginjak kepala empat itu adalah sosok paling senior di tubuh timnas Italia.

Setelah menuai hasil negatif itu kiper Juventus ini pun langsung angkat biacara. Pemain yang pernah membawa Italia juara Piala Dunia 2006 itu meminta maaf kepada seluruh masyarakat Italia. Ia mengakui timnya gagal meraih hasil terbaik.

“Saya minta maaf kepada diri sendiri dan juga semua masyarakat sepak bola Italia. Kami kali ini gagal. Ada kekecewaan dan penyesalan berakhir seperti ini, meski waktunya juga akan berlalu.”

Lebih lanjut ia mengatakan, “Masih ada hari depan yang sangat dekat dengan sepak bola Italia yang membuat kami bangga, punya kemampuan, derterminasi. Kami selalu mendapatkan waktu yang untuk kembali dan berdiri tegak di atas kaki sendiri.”

Menyusul kekalahan ini, Gigi Buffon pun mengambil keputusan penting dalam kariernya. Kiper terbaik di Piala Dunia 2006 itu pun memutuskan mundur dari tim nasional yang telah dibelanya selama belasan tahun.

“Saya meninggalkan tim dengan banyak pemain bertalenta. Termasuk Gigio Donnarumma dan Mattia Perin. Kami akan memberikan peran kepada Chiello, Barza, Leo dan Lele yang sudah hampir 10 tahun bersama saya.”

Meski harus mundur dalam situasi yang tak menentu seperti ini, Buffon tetap mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukungnya selama ini. Ia pun berharap agar para penerusnya bisa membayar lunas kegagalan ini dengan hasil terbaik.

“Saya berterima kasih kepada meraka meski perjuangan kami saat ini belum cukup. Saya harap ke depan kita bisa berikan lagi yang terbaik. Dalam sepak bola, Anda menang sebagai tim, Anda membagi peran dan membali cacian. Pelatih hanya bagian dari grup ini,” pungkasnya.

Pencapaian Italia kali ini menjadi yang terburuk dalam rentang 60 tahun terakhir. Sejak Piala Dunia 1958 Italia selalu tampil di putaran final. Kegagalan Italia kali ini mirip seperti 60 tahun lalu. Saat itu Italia gagal ke Piala Dunia 1958 setelah jalah di laga terakhir kualifikasi menghadapi Irlandia Utara. Kekalahan 1-2 di Belfast menggagalkan langkah Italia ke putaran final ajang akbar empat tahunan yang dihelat di Swedia.

Judi Bola Piala Dunia 2018

Judi Bola Piala Dunia 2018

Judi Bola Piala Dunia 2018 Sebagai Panggung Terbesar

Piala dunia 2018 kini memasuki babak kualifier yang kian memanas. Berbagai pertandingan menarik banyak terjadi demi menduduki satu slot paling prestigius di dunia persepak bolaan dunia. Tidak hanya bagi para entusias bola, namun para pemain judi kini kian semangat dalam melakukan taruhan dalam judi bola piala dunia 2018. Banyaknya pertandingan seru dengan pasaran menarik tentunya menjadi salah satu daya tarik judi bola piala dunia 2018. Apakah anda salah satunya?

Baca Juga :

Judi satu ini tentunya merupakan judi 4 tahun sekali yang sangat ramai dimainkan. Setiap pemain judi pasti sangat menginginkan dalam bertaruh di pertandingan piala dunia 2018. Selain untuk hobi yang mana pertandingan satu ini sangat perstigius, piala dunia 2018 merupakan panggung tertinggi sepak bola yang mana menjadi kebanggaan tersendiri bagi para penjudi bola untuk ikut turut ambil bagian dalam pertandingannya.

Jenis permainan yang beragam juga membuat para penjudi bisa mengatur strategi dengan lebih baik untung meraup untung yang lebih banyak. Banyaknya alternatif seperti Mix Parlay, Total Goal, Odd and Even, Outright, Halftime, Correct Score, dan lain-lain, menjadikan judi bola piala dunia 2018 salah satu media judi yang paling ditunggu-tunggu oleh setiap penjudi bola di Macau303 dan di Indonesia.

Klasemen Sementara Judi Bola Piala Dunia 2018

Adapun klasemen kualifier kali ini, posisi klasemen dipimpin oleh Perancis (Grup A), Swiss (Grup B), Jerman (Grup C), Serbia (Grup D), Polandia (Grup E), Inggris (Grup F), Spanyol (Grup G), Belgia (Grup H), dan Kroasia (Grup I). Memperebutkan 13 tiket bertanding di piala dunia 2018, setiap pemenang tertinggi dari grup akan lolos langsung ke Rusia, sedangkan delapan runner up terbaik akan menjalani play off dua babak untuk memperebutkan empat tiket. Tentu saja Rusia sebagai tuan rumah sudah mengantongi 1 tiket absolut untuk turut serta dalam pertandingan bergengsi ini. Guna mengikuti judi bola piala dunia 2018 ini, sudahkan anda mempersiapkan data dan prediksi untuk bertaruh di Macau 303?