Italia Gagal ke Piala Dunia 2018, Buffon Minta Maaf

Italia Gagal ke Piala Dunia 2018, Buffon Minta Maaf

Sulit membayangkan Piala Dunia 2018 tanpa Italia. Namun itulah kenyataan yang harus diterima menyusul hasil imbang tanpa gol di leg kedua babak play-off kontra Swedia di Stadion San Siro, Milan, Senin (13/11/2017) malam atau Selasa dini hari WIB. Gli Azzurri tersisih setelah kalah dengan agregat tipis 0-1. Alhasil Italia gagal ke Piala Dunia 2018, Buffon minta maaf ke para fansnya.

Kegagalan Italia ini dirasakan sebagai pukulan bagi para pemain, pelatih dan penggemarnya. Apalagi bagi Gianluigi Buffon. Selain menjadi kapten keseblasan, pemain yang nyaris menginjak kepala empat itu adalah sosok paling senior di tubuh timnas Italia.

Setelah menuai hasil negatif itu kiper Juventus ini pun langsung angkat biacara. Pemain yang pernah membawa Italia juara Piala Dunia 2006 itu meminta maaf kepada seluruh masyarakat Italia. Ia mengakui timnya gagal meraih hasil terbaik.

“Saya minta maaf kepada diri sendiri dan juga semua masyarakat sepak bola Italia. Kami kali ini gagal. Ada kekecewaan dan penyesalan berakhir seperti ini, meski waktunya juga akan berlalu.”

Lebih lanjut ia mengatakan, “Masih ada hari depan yang sangat dekat dengan sepak bola Italia yang membuat kami bangga, punya kemampuan, derterminasi. Kami selalu mendapatkan waktu yang untuk kembali dan berdiri tegak di atas kaki sendiri.”

Menyusul kekalahan ini, Gigi Buffon pun mengambil keputusan penting dalam kariernya. Kiper terbaik di Piala Dunia 2006 itu pun memutuskan mundur dari tim nasional yang telah dibelanya selama belasan tahun.

“Saya meninggalkan tim dengan banyak pemain bertalenta. Termasuk Gigio Donnarumma dan Mattia Perin. Kami akan memberikan peran kepada Chiello, Barza, Leo dan Lele yang sudah hampir 10 tahun bersama saya.”

Meski harus mundur dalam situasi yang tak menentu seperti ini, Buffon tetap mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukungnya selama ini. Ia pun berharap agar para penerusnya bisa membayar lunas kegagalan ini dengan hasil terbaik.

“Saya berterima kasih kepada meraka meski perjuangan kami saat ini belum cukup. Saya harap ke depan kita bisa berikan lagi yang terbaik. Dalam sepak bola, Anda menang sebagai tim, Anda membagi peran dan membali cacian. Pelatih hanya bagian dari grup ini,” pungkasnya.

Pencapaian Italia kali ini menjadi yang terburuk dalam rentang 60 tahun terakhir. Sejak Piala Dunia 1958 Italia selalu tampil di putaran final. Kegagalan Italia kali ini mirip seperti 60 tahun lalu. Saat itu Italia gagal ke Piala Dunia 1958 setelah jalah di laga terakhir kualifikasi menghadapi Irlandia Utara. Kekalahan 1-2 di Belfast menggagalkan langkah Italia ke putaran final ajang akbar empat tahunan yang dihelat di Swedia.